Close

Non Member

fitur user management masih terbatas untuk client kami saja. Fitur registrasi untuk umum akan dibuka secepatnya.

lock and key

Sign in to your account.

Account Login

Internet yang menjadi kebutuhan sekunder di zaman teknologiKebutuhan internet di masa kiniDiposting di Articles - 13 Mar 2015 14:20:18

Internet yang menjadi kebutuhan sekunder di zaman teknologi

kebutuhan internet

Penggunaan internet di zaman serba teknologi sekarang ini
adalah sesuatu yang sudah menjadi kebutuhan setiap home dan small office
menghubungkan antar pengguna dengan seperangkat elektronik canggih
secara mobile atau onsite mengakses layanan/fasilitias yang di tuju
kecepatan akses internet yang tersedia kini menjadi kebutuhan pokok
setiap kegiatan dalam berinternet.

Beberapa kecepatan internet sesuai kegunaannya.

Tak bisa di pungkiri,semua serba online,selain dulu ada transaksi
saham,mata uang asing,emas secara online
kini penjualan barang hingga perangkat sehari-hari pun
dapat di jual secara online.

Berikut ini penjelasan secara rinci bagi user akan kebutuhan internetnya :

1.Blogger,writer dan online marketer
  Memiliki jam terbang yang cukup sebagai seorang netizen,mengumpulkan informasi
  dan mengolahnya kembali menjadi sebuah jurnal penting bagi publisitas di porsinya.


 
2.Online trader
  Pada kalangan pedagang ini konektivitas dari ISP yang menghubungkan komputernya
  adalah menjadi sebuah 'kendaraan' untuk mempromosikan productnya melalui dunia maya.
 
3.IT Engineer
  Sebagai pekerja IT infrastruktur internet lagi lagi adalah sebuah kepentingan pokok
  karena sangat menunjang karirnya terlebih dalam membuat sebuah product
  yang di kembangkannya
 
4.Netter
  Sekumpulan netizen yang menjadikan internet adalah media komunikasi pertemuan secara virtual
  baik voice,visual atau secara tulisan,sangat layak pula di gunakan oleh customer care
  di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang service
 

Beberapa jenis akses internet

Semakin banyak pengguna,juga makin banyak penyedia
demikian menjamurnya akses internet hingga memudahkan penggunanya
sesuai device dan kebutuhannya.

Dial – Up

Jaringan telepon sudah merambah makin luas, sehingga kita dapat mengoneksikan komputer dengan internet.
Cara menghubungkan komputer ke internet menggunakan kabel telepon sering disebut Dial – Up.
Dial-Up melalui jalur PSTN (Public Switched Telephone Network) akan menghubungkan kita ke ISP Telkom.

Koneksi ke Dial-Up ini umumnya digunakan pribadi-pribadi yang ingin menghubungkan internet dari rumah.
Komputer yang digunakan biasanya komputer tunggal (bukan merupakan jaringan komputer).
Kecepatan akses internet menggunakan Dial-Up dapat mencapai maksimal dengan kecepatan 56 Kbps.

DSL
Asymetric Digital Subcriber Line (ADSL) adalah suatu teknologi modem
yang bekerja pada frekuensi 34 kHz – 1.104 kHz.

Inilah penyebab utama perbedaan kecepatan transfer data antara modem
dan ADSL dengan modem konvensional yang bekerja pada frekuensi kurang dari 4 kHz .

Keunggulan ADSL yaitu memberikan kemampuan akses internet berkecepatan tinggi
dan suara / fax secara simultan (di sisi pelanggan dengan
menggunakan splitter untuk memisahkan saluran telepon dan saluran modem).


GPRS

GPRS (General Packet Radio Service), adalah komunikasi data dan suara yang
dilakukan dengan menggunakan gelombang radio.

GPRS memiliki kemampuan untuk mengkomunikasikan data dan suara
pada saat alat komunikasi bergerak (mobile).

Sistem GPRS dapat digunakan untuk transfer data
(dalam bentuk paket data yang berkaitan dengan e-mail, data gambar (MMS),
dan penelusuran (browsing) internet.

Layanan GPRS dipasang pada jenis ponsel tipe GSM dan IS-136,
meskipun jaringan GPRS saat ini terpisah dari GSM dalam teorinya GPRS
menjanjikan kecepatan mulai 56 kbps – 115 kbps, sehingga memungkinkan akses internet ,
serta pengiriman data multimedia ke komputer, notebook dan handheld komputer.


3G

3G adalah third generation technology yang mengacu
kepada perkembangan teknologi telepon nirkabel (wireless).

3G sebagai sebuah solusi nirkabel yang bisa memberikan kecepatan akses :

Sebesar 144 kbps untuk kondisi gerak cepat (mobile) Sebesar 384 kbps
untuk kondisi berjalan (pedestrian) Sebesar 2 Mbps untuk kondisi static di suatu tempat


HSPA

High Speed Packet Acsess merupakan hasil pengembangan teknologi 3G
gelombang pertama Release 99 (R99) sehingga HSPA mampu bekerja
jauh lebih cepat bila dibandingkan dengan koneksi R99.

Terkait jaringan CDMA ; HSPA dapat disejajarkan dengan
Evolution Data Optimized (Ev-Do) yang merupakan perkembangan dari CDMA 2000.
Jaringan HSPA sebagian besar tersebar pada spectrum 1.900 MHz dan 2.100 MHz
namun beberapa berjalan pada 850 MHz .

Spektrum yag lebih besar digunakan karena operator dapat menjangkau
area yang lebih luas serta kemampuannya untuk refarming dan realokasi spectrum UHF.

HSPA menyediakan kecepatan transmisi data yang berbeda dalam arus data turun
(downlink) HSDPA (High Speed Downlink Packet Access) dan dalam arus naik (uplink)
HSUPA (High Speed Uplink Packet Access), terkait standar pengembangan
yang dilakukan Third Generation Partnership Project (3GPP)
perkembangan lanjutan HSPA dapat semakin memudahkan akses
ke dunia maya karena serat fitur rapi dan canggih sehingga
dapat mengurangi biaya transfer data per mega bit.


Wireless LAN

Teknologi Wireless LAN bekerja dengan menggunakan gelombang radio .
Awalnya teknologi ini didesain untuk aplikasi perkantoran dalam ruangan.
Namun , sekarang Wireless LAN dapat digunakan pada jaringan
peer to peer dalam ruangan dan juga point to point di luar ruangan
maupun point to multipoint pada aplikasi bridge.

Wireless LAN didesain sangat modular dan fleksibel.
Jaringan ini juga bisa dioptimalkan pada lingkungan yang berbeda,
dapat mengatasi kendala geografis dan rumitnya instalasi kabel. 60000kbps


Broadband

Teknologi internet broadband secara umum didefinisikan sebagai jaringan atau servis internet
yang memiliki kecepatan transfer yang tinggi karena lebar jalur data yang besar.

Kecepatan transfer yang biasa dijanjikan oleh servis broadband sampai sekitar 128 kbps atau lebih.
Jaringan Broadband dapat digunakan oleh banyak kalangan, mulai dari pelajar, pehobi game,
sampai dengan kantor – kantor kecil dan kantor cabang yang ingin memiliki koneksi
dengan kantor pusatnya yang mrmiliki kecepatan yang cukup tinggi.

Teknologi broadband yang paling umum digunakan di Indonesia untuk menghubungkan koneksi internet
untuk anda adalah teknologi DSL, teknologi cable dan fixed wireless.
Masing – masing media memliki kekurangan dan kelebihan tersendiri.


Jelas terlihat keunggulan di masa kini adalah broadband dan wireless lan

VSAT


Adapun Vsat beserta keutamaannya untuk daerah yang masih sulit menerima sinyal,seperti :

1.pertambangan
2.pegunungan
3.resort / villa di puncak , pantai dll

Mendapatkan data Internet dari setelit sama dengan mendapatkan sinyal televisi dari satelit.
Data dikirimkan oleh satelit dan diterima oleh sebuah alat decoder pada sisi pelanggan.
Data yang diterima dan yang hendak dikirimkan melalui VSAT harus di-encode dan di-decode terlebih dahulu.

Satelit Telkom-1 menggunakan C-Band (4-6 GHz). Selain C-Band ada juga KU-Band.
Namun C-Band lebih tahan terhadap cuaca dibandingkan dengan KU-Band.
Satelit ini menggunakan frekuensi yang berbeda antara menerima dan mengirim data.
Intinya, frekuensi yang tinggi digunakan untuk uplink (5,925 sampai 6,425 GHz)
frekuensi yang lebih rendah digunakan untuk downlink (3,7 sampai 4.2 GHz).

Sistem ini mengadopsi teknologi TDM dan TDMA. Umumnya konfigurasi VSAT adalah seperti bintang.
Piringan yang di tengah disebut hub dan melayani banyak piringan lainnya
yang berlokasi di tempat yang jauh.

Hub berkomunikasi dengan piringan lainnya menggunakan kanal TDM dan diterima oleh semua piringan lainnya.
Piringan lainnya mengirimkan data ke hub menggunakan kanal TDMA.
Dengan cara ini diharapkan dapat memberikan konektifitas yang baik untuk hubungan data, suara dan fax.
Semua lalu lintas data harus melalui hub ini, bahkan jika suatu piringan lain
hendak berhubungan dengan piringan lainnya.
Hub ini mengatur semua rute data pada jaringan VSAT.

Frame TDM selalu berukuran 5.760 byte. Setiap frame memiliki 240 sub-frame.
Setiap sub-frame adalah 24 byte. Panjang waktu frame tergantung
pada data rate outbound yang dipilih. TDMA selalu pada 180 ms.

TDMA disinkronisasi untuk memastikan bahwa kiriman data yang berasal
dari stasiun yang berbeda tidak bertabrakan satu dengan yang lainnya.

Pendapat umum mengatakan bahwa koneksi dengan satelit adalah koneksi yang paling cepat.
Kenyataanya adalah tidak,Waktu yang dibutuhkan dari satu titik di atas bumi
ke titik lainnya melalui satelit adalah sekitar 700 milisecond,
sementara leased line hanya butuh waktu sekitar 40 milisecond.

Hal ini disebabkan oleh jarak yang harus ditempuh oleh data yaitu dari bumi ke satelit dan kembali ke bumi.
Satelit geostasioner sendiri berketinggian sekitar 36.000 kilometer di atas permukaan bumi.

Di webdatasolusindo.com adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang IT Solution,IT Consultant
dan internet service provider,dapat menjadi partner terbaik anda
yang membutuhkan jasa kami,tak lepas pula untuk penggunaan layanan internet
dengan product unggulan  :

1.Broadband internet service
2.Dedicated internet service
3.Custom (Vsat,IT Development,IT Consultant)

Segera hubungi [email protected] untuk informasi lebih lanjut atau klik

http://webdatasolusindo.co.id

Komentar

comments powered by Disqus