Close

Non Member

fitur user management masih terbatas untuk client kami saja. Fitur registrasi untuk umum akan dibuka secepatnya.

lock and key

Sign in to your account.

Account Login

Pentingnya Eject Flashdisk Terlebih DahuluEject flashdisk untuk keamanan filesystemDiposting di Articles - 24 Apr 2015 10:04:42

Pentingnya Eject Flashdisk Terlebih Dahulu

Filesystem NTFS dan FAT32 itu filesystem yang dapat di baca oleh windows
Sedangkan filesystem RAW, itu filesystem yang tingkatannya dibawah NTFS dan FAT32
Jadi, filesystem RAW itu tidak dapat di baca oleh sistem Windows
bahkan linux dan juga tidak bisa untuk memindah data atau
melakukan aktivitas selayaknya flashdisk

Apabila jika kita menginstall Windows khususnya 2000/Xp
pasti akan di hadang pertanyaan sewaktu partisi harddisk yaitu
Format With NTFS or FAT.

Apa itu NTFS ? Apa itu FAT ? Mana yang lebih baik ?
Untuk menjawab pertanyaan ini tidak terlampau susah.
Hampir seluruh pengguna Windows Xp *pasti* memilih NTFS karena NTFS lebih bagus
dan menawarkan security / keamanan yang lebih daripada FAT.

Disini akan di jelaskan apa perbedaan FAT dan NTFS supaya kamu tau
dan memilih mana yang lebih cocok NTFS VS FAT.

Windows Xp mempunyai 3 filesystem:
FAT 16 = File Allocation Table 16
FAT 32 = File Allocation Table 32
NTFS = NT File System


Berikut ini akan dibandingkan kinerja dan kemampuan dari FAT32 dengan NTFS.
Kriteria-kriteria yang menjadi dasar perbandingan kedua system file ini
antara lain kecepatan akses, ukuran partisi, dan banyak file, kemanan data, daya tahan,
efisiensi penggunaan ruang disk, dan kecocokan dengan system file lainnya.


1. Kecepatan akses, NTFS dapat mengakses file dengan cepat karena NTFS menyimpan atribut data dalam MFT
namun jika terfragmentasi menjadi banyak bagian, maka perpindahan head dari disk akan memperlambat pengaksesan.

Pada FAT32, proses pengaksesan file akan jauh lebih lambat jika file terfregmentasi
dan bagian-bagiannya tersebar berjauhan dalam disk.


2. Ukuran Partisi dan banyak file. Baik NTFS maupun FAT32 mempunyai ukuran maksimum partisi sebesar 2 terabytes.
NTFS memiliki ukuran maksimum tidak terbatas. Sedangkan FAT32 terbatas hingga 4GB.


3. Keamanan dat. NTFS memiliki built in security, yang memungkinkan untuk mengatur perizinan
dari masing-masing file maupun direktori. Dan ini tidak dimiliki FAT32.


4. Daya tahan, NTFS menggunakan standard transaction logging, sehingga pemulihan terhadap kesalahan yang tidak
diinginkan dapat dilakukan dengan mudah. Sedangkan FAT32 tidak memilikinya.


5. Efisiensi penggunaan ruang disk. NTFS lebih hemat daripada FAT32.


6. Kecocokan dengan system file lain. NTFS tidak dapat membaca partisi FAT32.
Sedangkan FAT32 bisa membaca semua partisi baik FAT32 maupun NTFS.


PERBEDAAN SELANJUTNYA

Sistem Operasi Microsoft Windows sampai saat ini mempunyai tiga file system:

1. FAT 16 (File Allocation Table 16)

Sebenarnya sebelum FAT16, telebih dahulu sistem file di MS-DOS FAT12,
tapi karena banyak kekurangan makanya muncul FAT16, FAT16 sendiri sudah dikenalkan oleh MS-DOS pada tahun 1981.
Awalnya, sistem ini didesain umtuk mengatur file fi floppy disk, dan sudah mengalami beberapa kali perubahan,
sehingga digunakan untuk mengatur file harddisk.

Keuntungan FAT16 adalah kompatibel hampir di semua sistem operasi, baik Windows 95/98/ME, OS/2, Linux dan bahkan Unix.
Namun dibalik itu semua masalah paling besar dari FAT16 adalah mempunyai kapasitas tetap jumlah cluster dalam partisi,
jadi semakin besar harddisk, maka ukuran cluster akan semakin besar.

Selain itu kekurangan FAT16 salah satunya tidak mendukung kompresi, enkripsi dan kontrol akses dalam partisi


2. FAT 32 (File Allocation Table 32)

FAT32 mulai di kenal pada sistim Windows 95 SP2, dan merupakan pengembangan lebih dari FAT16.
FAT32 menawarkan kemampuan menampung jumlat cluster yang lebih besar dalam partisi.
Selain itu juga mengembangkan kemampuan harddisk menjadi lebih baik dibanding FAT16.
Namun FAT32 memiliki kelemahan yang tidak di miliki FAT16 yaitu terbatasnya Operating System yang bisa mengenal FAT32.

Tidak seperti FAT16 yang bisa di kenal oleh hampir semua system operasi,
namun itu bukan masalah apabila anda menjalankan FAT32 di Windows XP karena Windows XP
tidak peduli file sistim apa yang di gunakan pada partisi.


3. NTFS (New Technology File System)

NTFS di kenalkan pertama pada Windows NT dan merupakan file system yang benar benar berbeda di banding teknologi FAT.
NTFS menawarkan security yang jauh lebih baik, kompresi file, cluster dan bahkan support enkripsi data.
NTFS merupakan file system standar untuk Windows Xp dan apabila anda melakukan upgrade Windows biasa anda akan
di tanyakan apakah ingin mengupgrade ke NTFS atau tetap menggunakan FAT.

Namun jika anda sudah melakukan upgrade pada Windows Xp dan tidak melakukan perubahan NTFS itu bukan masalah
karena anda bisa mengkonversinya ke NTFS kapanpun. Namun ingat bahwa apabila anda sudah menggunakan NTFS
akan muncul masalah jika ingin downgrade ke FAT tanpa kehilangan data.


Pada Umumnya NTFS tidak kompatibel dengan Operating System lain
yang terinstall di komputer yang sama (Double OS)
bahkan juga tidak terdeteksi apabila anda melakukan startup-boot menggunakan floopy.
Untuk itu sangat disa-rankan kepada anda untuk menyediakan partisi
yang kecil saja yang menggunakan file system FAT di awal partisi.
Partisi ini dapat anda gunakan untuk menyimpan Recovery Tool apabila mendapat masalah.
Sedangkan GNU/Linux mempunyai beberapa file system:


1. Ext 2 (2rd Extented)

EXT2 adalah file sistem yang ampuh di linux. EXT2 juga merupakan salah satu file sistem
yang paling ampuh dan menjadi dasar dari segala distribusi linux. Pada EXT2 file sistem,
file data disimpan sebagai data blok.

Data blok ini mempunyai panjang yang sama dan meskipun panjangnya bervariasi diantara EXT2 file sistem
besar blok tersebut ditentukan pada saat file sistem dibuat dengan perintah mk2fs.
Jika besar blok adalah 1024 bytes, maka file dengan besar 1025 bytes akan memakai 2 blok.
Ini berarti kita membuang setengah blok per file.
EXT2 mendefinisikan topologi file sistem dengan memberikan arti bahwa setiap file
pada sistem diasosiasiakan dengan struktur data inode.

Sebuah inode menunjukkan blok mana dalam suatu file tentang hak akses setiap file, waktu modifikasi file, dan tipe file.
Setiap file dalam EXT2 file sistem terdiri dari inode tunggal dan setiap inode mempunyai nomor identifikasi yang unik.
Inode-inode file sistem disimpan dalam tabel inode.
Direktori dalam EXT2 file sistem adalah file khusus yang mengandung pointer
ke inode masing-masing isi direktori tersebut.

2. Ext 3 (3rd Extended)

EXT3 adalah peningkatan dari EXT2 file sistem. Peningkatan ini memiliki beberapa keuntungan, diantaranya:


a.Setelah kegagalan sumber daya, “unclean shutdown”, atau kerusakan sistem,
EXT2 file sistem harus melalui proses pengecekan dengan program e2fsck.

Proses ini dapat membuang waktu sehingga proses booting menjadi sangat lama,
khususnya untuk disk besar yang mengandung banyak sekali data.
Dalam proses ini, semua data tidak dapat diakses.

Jurnal yang disediakan oleh EXT3 menyebabkan tidak perlu lagi dilakukan pengecekan data setelah kegagalan sistem.
EXT3 hanya dicek bila ada kerusakan hardware seperti kerusakan hard disk, tetapi kejadian ini sangat jarang.
Waktu yang diperlukan EXT3 file sistem setelah terjadi “unclean shutdown”
tidak tergantung dari ukuran file sistem atau banyaknya file,
tetapi tergantung dari besarnya jurnal yang digunakan untuk menjaga konsistensi.

Besar jurnal default memerlukan waktu kira-kira sedetik untuk pulih
tergantung kecepatan hardware.


b.Integritas data
EXT3 menjamin adanya integritas data setelah terjadi kerusakan atau “unclean shutdown”.
EXT3 memungkinkan kita memilih jenis dan tipe proteksi dari data.


c.Kecepatan
Daripada menulis data lebih dari sekali, EXT3 mempunyai throughput yang lebih besar daripada EXT2
karena EXT3 memaksimalkan pergerakan head hard disk.
Kita bisa memilih tiga jurnal mode untuk memaksimalkan kecepatan, tetapi integritas data tidak terjamin.

d.Mudah dilakukan migrasi
Kita dapat berpindah dari EXT2 ke sistem EXT3 tanpa melakukan format ulang.


3. Ext 4 (4rd Extended)
Ext4 dirilis secara komplit dan stabil berawal dari kernel 2.6.28 jadi apabila distro anda
yang secara default memiliki versi kernel tersebuat atau di atas nya otomatis system anda sudah support ext4
(dengan catatan sudah di include kedalam kernelnya) selain itu versi e2fsprogs harus mengunakan versi 1.41.5 atau lebih.

Apabila anda masih menggunakan fs ext3 dapat mengkonversi ke ext4 dengan beberapa langkah yang tidak terlalu rumit.
Keuntungan yang bisa didapat dengan mengupgrade filesystem ke ext4 dibanding ext3
adalah mempunyai pengalamatan 48-bit block yang artinya dia akan mempunyai 1EB = 1,048,576 TB
ukuran maksimum filesystem dengan 16 TB untuk maksimum
file size nya,Fast fsck,Journal checksumming,Defragmentation support

not available

Dengan demikian dapat di simpulkan jika terlalu sering tanpa eject flashdisk
dapat membuat filesystem flashdisk yang semula itu FAT32 / NTFS menjadi RAW
sehingga tidak dapat di baca dengan normal oleh windows,bahkan di suruh FORMAT!!

format

Komentar

comments powered by Disqus